Edukasi Kesehatan terkait Self-Care Hipertensi berbasis Budaya pada Lansia di Kecamatan Binjai Utara

Authors

  • Ristika Julianty Singarimbun Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darmo Author
  • Siska M.O Napitupulu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darmo Author
  • Roy Wilson Sihaloho Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darmo Author
  • Reny Juliana Sihombing Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darmo Author
  • Lenny Sepriani br.Silalahi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darmo Author

Keywords:

Hipertensi, Lansia, Self care, Edukasi Kesehatan, Budaya

Abstract

Abstrak: Hipertensi masih merupakan tantangan kesehatan utama bagi populasi lansia, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat memicu komplikasi serius. Self-care atau perawatan mandiri kunci dalam pengendalian tekanan darah, namun seringkali terhambat oleh kebiasaan atau mitos budaya yang kurang sehat terkait pola makan dan gaya hidup. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan self-care lansia penderita hipertensi melalui pendekatan edukasi kesehatan yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal. Dengan metode kegiatan yang dilakukan dengan metode pendidikan kesehatan partisipatif, meliputi ceramah interaktif, demonstrasi pengolahan bumbu alami pengganti garam berbasis kearifan lokal, serta pelatihan relaksasi melalui musik tradisional. Adapun sasaran kegiatan adalah kelompok lansia di Kelurahan damai, Kecamatan Binjai Utara. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan STIKes Darmo menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan lansia mengenai manajemen hipertensi setelah diberikan edukasi berbasis budaya. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi karena materi yang disampaikan relevan dengan keseharian dan kebiasaan mereka, seperti modifikasi resep masakan tradisional menjadi lebih sehat. Kesimpulan yang diperoleh dari edukasi kesehatan berbasis budaya efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran self-care pada lansia. Pendekatan ini direkomendasikan untuk diterapkan oleh tenaga kesehatan di wilayah puskesmas Kebun Lada Kecamatan Binjai Utara guna menciptakan intervensi yang lebih humanis dan dapat diterima oleh masyarakat lokal.

 

Kata Kunci: Hipertensi, Lansia, Self-Care, Edukasi Kesehatan, Budaya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Abstract: Hypertension remains a major health challenge for the elderly population, which, if not properly managed, can lead to serious complications. Self-care is key to controlling blood pressure, but is often hampered by unhealthy cultural habits and myths related to diet and lifestyle. The goal of this community service activity is to improve the knowledge and self-care skills of elderly people with hypertension through a health education approach that integrates local cultural values. The activity method used is participatory health education, including interactive lectures, demonstrations of processing natural salt substitutes based on local wisdom, and relaxation training through traditional music. The target group of the activity was a group of elderly people in Damai Village, North Binjai District. The results of the community service activity conducted by Darmo Health College showed a significant increase in the elderly's knowledge about hypertension management after receiving culture-based education. Participants showed high enthusiasm because the material presented was relevant to their daily lives and habits, such as modifying traditional recipes to make them healthier. The conclusion obtained from culture-based health education is effective in increasing understanding and awareness of self-care in the elderly. This approach is recommended to be implemented by health workers in the Kebun Lada Community Health Center area of ​​North Binjai District to create interventions that are more humane and acceptable to the local community.

 

Keywords: Hypertension, Elderly, Self-Care, Health Education, Culture.

Downloads

Published

2026-04-30